Mustofa Ketua DPD PKS Jombang : Kami Mengusung Calon Bupati Dan Wakil Sesuai Dengan 4 Mekanisme Partai

PKS Jombang: Kader DPD Partai Keadilan Sejatera (PKS) Jombang tak perlu lagi bertanya tanya perihal Pilkada pada 27 Juni 2018 mendatang, Ketua DPD PKS Jombang, Mustofa ditemui media ini di kantornya, menjelaskan bagaimana proses penjaringan bakal calon bupati wakil bupati jombang.

“PKS adalah partai yang menetapkan Good Governance dalam manajemen partai termasuk dalam rekruitmen calon kepala daerah. Good dalam penjaringan, good dalam penyaringan, good dalam mekanisme dan penetapan calon kepala daerah”. jelas Mustofa.

Terkait dengan Pilkada Jombang, proses dimulai dari kerja Tim Penjaringan dan Penyaringan Daerah yang kemudian berproses ke rapat DPD, kemudian diteruskan ke TPPW dan DPW untuk selanjutnya dibahas di Wilayah Daerah Jawa Timur sebagai pintu masuk pada pleno Tim Pusat.

Setelah dari rapat TPP maka dilanjutkan pada rapat terakhir yakni rapat DPTP. Tentu saja ada pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini diantaranya kesesuaian dengan sistem good governance partai, peluang menang yang di buktikan dengan survey, dukungan politik, dan teknis operasional. Maka pasangan inilah yang kami nilai sesuai untuk kami usung.

Menurut Mustofa, pihaknya sudah melakukan penjaringan di internal untuk memilih tokoh yang akan didukung dalam Pilbup Jombang 2018 tersebut. “Kami sudah melakukan survey internal. Tim kami sudah turun ke lapangan untuk mengetahui siapa yang layak kami dukung. Ada 20 tokoh yang kami lakukan penjaringan,” ungkapnya.

Masih menurut Mustofa, menuturkan bahwa PKS dalam menentukan calon BUPATI dan Calon Wakilnya. Diharapkan agar pasangan ini didukung penuh oleh Kader, Pengurus dan Konstituen PKS.

“PKS sedang melakukan semua tahapan ini sesuai dengan prosedur yang ada di PKS. Penjaringan dan penyaringan benar kami kumpulkan dari bawah”. tegas Mustofa.

“PKS di Jombang memiliki 4 mekanisme dalam penjaringan diantaranya Komunikasi Politik (Kompol), Pendaftaran bakal calon dari umum, Penjaringan internal partai, dan survei minat dari masyarakat”. imbuhnya.

Sementara PKS Jombang tidak bisa mengusung Cabup-Cawabup sendiri karena hanya mendapat 5 kursi di DPRD. Sementara persyaratan untuk mengusung calon minimal 10 kursi di DPRD. “Makanya kami harus berkoalisi. Dengan siapa, nanti pasti kami sampaikan,” lanjutnya.

Menghadapi Pilbup Jombang 2018, Mustofa menyatakan pihaknya sudah mematangkan langkah. Diantaranya mengukuhkan pengurus ranting (tingkat desa) dan DPC (tingkat kecamatan) di seluruh desa di Kabupaten Jombang. “Di internal sebagai mesin partai sudah kami tata kepengurusan hingga ranting. Kemudian kami juga melakukan survey sebagai acuan menentukan sikap politik. Bagaimanapun juga kami siap untuk menghadapi Pilbup nanti,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*